The Mummy

Film Laris The Mummy oleh Tom Cruise

Prolog 2000 Tahun yang Lalu

Fillm The Mummy yang tayang pada 7 JUni 2017 lalu, menggunakan tag-line “Welcome to a New World of Gods and Monsters. Ratting film ini cukup bagu sejak penayangannya, dan tak sedikit pula orang-orang yang sampai sekarang masih merasa The Mummy layak untuk dibahas. Durasi yang menyentuh waktu dua jam, tak lantas membuat film ini terkesan bertele-tele.

Prolog yang disajikan untuk membuka film The Mummy sangat menarik. The Mummy mengambil setting waktu di masa lampau, tepatnya 2000 tahun yang lalu saat dunia masih berupakan sistem kerajaan yang turun temurun dalam keluarga raja. Kunci kisah dalam The Mummy sebenarnya diawali dengan sebuah konflik di masa kerajaan dahulu. Konflik yang belum terselesaikan itu kemudian meneror masyarakat dunia di era modern setelah tahun demi tahun melaju.

The Mummy

Semuanya disebabkan oleh pergantian tahta kerjaan di mesir 2000 tahun yang lalu. saat itu raja mesir hendak turun tahta, namun ia hanya memiliki seorang putra. Sebagaimana mestinya, penerus raja biasanya harus laki-laki, sehingga raj pun menolak memberikan tahta pada anak perempuannya. Penolakkan itu membuat snag putri merasa sakit hati dan mencoba membuhun ayahnya agar ia bisa mendapatkan tahta, namun misi membunuh ayahnya gagal dan sang putri dikubur hidup-hidup, hingga setelah dunia memasuki zaman modern, sang putri yang kubur hidup-hidup di bangkitkan oleh para tentara Amerika yang menggali kuburnya.

Konflik berupa terror untuk masyarakat dunia modern

Konflik dalam film ini disebabkan oleh dendam masa lalu si putri mesir. Sebenarnya konfliknya sederhana, namun cara konflik itu disampaikan membuat The Mummy memiliki puncak masalah yang kuat. Perpaduan antara dunia versi modern dengan kehidupan di masa lampau memberikan kesan fantasi yang mungkin musthail, namun tak lantas membuat penonton berkomentar pedas, justru hal tersebut membuat The Mummy punya warnanya sendiri.

Kisah tentara Amerika yang menggali bekas kuburan putri mesir di 2000 tahun lalu, membuat sang putri kembai bangkit dengan dendam pada keluarga kerajaan. Dendam tersebut menuntun sang putri untuk mencoba membawakan dunia baru, yaitu dunia para dewa dan monster, dengan meneror umat manusia yang tak bersalah.…

The Mummy

The Mummy , Berikan Ucapan Selamat Datang di Dunia Monster

Beberapa bulan lalu, Indonesia kedatangan banyak sekali film asal Hollywood dengan macam-macam plotnya yang menarik. Genre yang disajikan pun memang beragam dan selalu punya daya tarik yang kuat, belum lagi cara mengemas genrenya yang tak pernah luput dari kata menyenangkan. Industri film Hollywood memang sangat detil dalam hal penyajian sebuah film. Tentu saja untuk melahirkan film yang bekualitas, Industri perfilman Hollywood melakukan beragam cara, entah itu teknik pengambilan gambar atau justru dari plot cerita yang beda dari film-film sebelumnya.

The Mummy

Beberapa film yang sempat tayang di Indonesia muali dari januari hingga juni memang selalu termasuk film yang meledak di pasaran. Misalnya seperti Lala land yang berhasil eraih 7 penghargaan dalam beberapa kategori yang berbeda. Tak sampai bulan Juni saja, industry film Hollywood masih aktif menyalurkan produknya ke Indonesia bahkan hingga Oktober ini.

Salah satu film yang pernah menjajaki bioskop Indonesia pada Juni lalu adalah sebuah film bertajuk The Mummy. Film ini dikemas dalam genre petualangan aksi dengan sangat unik. Visualisasi dalam film juga terbilang menarik dan mampu membuat penonton berdecak kagum, apalagi dengan make-up para tokoh yang berupa monster.

Sekilas Tentang The Mummy

The Mummy yang termasuk dalam film bergenre petualangan aksi, merupakan film  garapan  Alex Kurtzman yang juga menggarap The Invisible Man. Film yang berada dibawah pengawasan Alex Kurtzman ini ditulis oleh Jon Spaihts dan Chirstopher McQuearrie, baik Alex mau pun Christopher, keduanya pernah terlibat dalam produksi bandungadvertiser film besar seperti Passanger dan Mission Imposible 6. Skenario hasil kolaborasi antara Alex dan Christhoper ini berhasil melahirkan The Mummy yang seru.

Film The Mummy sendiri adalah bentuk reboot dari film The Mummy franchise sekaligus sebagai film pertama dari Universal Monsters shared univers yang didistributori oleh Universal Pictures dengan perusahaan produksinya, K/O Paper Products dan Sean Daniel Company. The Universal Monsters series sendiri merupakan shared universal atau lebih dikenal dengan crossover dari film bergenre aksi-petualangan dan horor yang memasukkan versi Reboot dari seri film aslinya dan dikembangkan oleh Universal Studio. Dan The Mummy menjadi progress reboot yang telah selesai, bahkan sudah ditayangkan secara global.

Selain Alex Kurtzman yang menduduki posisi sutradara, The Mummy juga melibatkan beberapa produser yang didalamnya termasuk Alex, bersama Roberto Orci (Van Helsing), Chris Morgan (The Fate of the Furious), dan Sean Daniel (The Scorpion King series). Film yang merupakan prduksi pertama dari Universal Monsters shared univers ini, menggaet beberapa aktor ternama, seperti Tom Cruise (American Made), Sofia Boutella (Atomic Blonde), Annabelle Wallis (King Arthur Legend of the Sword), Jake Johnson (Smurfs 3) Courtney B. Vance (Isle of Dogs) dan Russell Crowe (The Nice Guys) dan masih banyak lagi. The Mummy dalam proses produksinya mengeluarkan budget yang cukup besar, hingga mencapai  125 juta dollar.…